Dorong Kesejahteraan Pesisir dan PAUD Inklusif, Ny. Rusmiati Burdam Raih Penghargaan Bergengsi Nasional ILMA 2026 di Bali

Ketua TP PKK Raja Ampat Dinobatkan Sebagai ‘The Best Woman Leader in Maritime-Based Family Empowerment, Creative Economy, and Inclusive Early Childhood Education’

JIMBARAN, BALI (16 Oktober 2026) – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Raja Ampat, Ny. Rusmiati Burdam, secara resmi dianugerahi penghargaan berskala nasional dalam ajang The Indonesia Leadership Matrix Awards (TILMA) 2026. Malam penganugerahan bergengsi ini berlangsung dengan khidmat di Platinum Hotel Jimbaran Beach, Bali, Jumat (16/10).

Penghargaan khusus ini menobatkan Ny. Rusmiati Burdam sebagai pemenang dalam kategori The Best Woman Leader in Maritime-Based Family Empowerment, Creative Economy, and Inclusive Early Childhood Education (Pemimpin Perempuan Terbaik dalam Pemberdayaan Keluarga Berbasis Maritim, Ekonomi Kreatif, dan Pendidikan Anak Usia Dini Inklusif). Apresiasi nasional ini diberikan atas dedikasi dan konsistensi nyata beliau dalam merumuskan serta mengeksekusi program pemberdayaan yang menyentuh langsung aspek fundamental masyarakat di wilayah kepulauan.

Transformasi Pengabdian Berbasis Karakteristik Wilayah

Tim dewan juri ILMA 2026 menegaskan bahwa kepemimpinan Ny. Rusmiati Burdam menonjol karena kemampuannya mengintegrasikan 10 Program Pokok PKK dengan realitas geografis Raja Ampat yang didominasi wilayah lautan. Terdapat tiga pilar utama yang menjadi dasar penilaian tertinggi dalam penghargaan ini:

  • Pemberdayaan Keluarga Berbasis Maritim (Maritime-Based Family Empowerment): Keberhasilan menggerakkan potensi ekonomi istri para nelayan, memperkuat ketahanan pangan berbasis komoditas lokal pesisir, serta menyelenggarakan edukasi gizi masif guna menekan angka stunting di kampung-kampung pulau.
  • Akselerasi Ekonomi Kreatif (Creative Economy): Komitmen nyata dalam mendorong kerajinan tangan khas (kriya anyaman), produksi olahan kuliner laut, dan pelibatan aktif UMKM perempuan untuk masuk ke dalam rantai pasok ekosistem pariwisata dunia di Raja Ampat.
  • Pendidikan Anak Usia Dini Inklusif (Inclusive Early Childhood Education): Peran aktif beliau selaku Bunda PAUD Kabupaten Raja Ampat dalam membuka akses layanan pendidikan dasar anak usia dini secara merata, menjangkau pulau-pulau luar, dan menerapkan pola didik yang adaptif serta inklusif.

“Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan buah dari kerja keras seluruh kader PKK, dukungan Pemerintah Daerah, dan ketangguhan mama-mama serta perempuan hebat di seluruh pelosok Raja Ampat. Karakter maritim kita adalah kekuatan utama. Kami akan terus memastikan bahwa anak-anak di pulau terluar mendapatkan layanan PAUD yang layak dan ekonomi keluarga pesisir terus bertumbuh secara mandiri melalui kreativitas.”

– Ny. Rusmiati Burdam, Ketua TP PKK Kabupaten Raja Ampat

Melalui momentum penghargaan ILMA 2026 ini, TP PKK Kabupaten Raja Ampat berkomitmen untuk semakin memperluas jangkauan program pembinaan kesejahteraan keluarga. Kolaborasi lintas sektor akan terus ditingkatkan demi terwujudnya masyarakat Raja Ampat yang sehat, cerdas, berdaya saing, dan mandiri secara ekonomi.(r/sma)