
Dianugerahi Sebagai ‘The Best Leader in Aerotropolis Spatial Engineering, Digital Fiscal Transformation, and Agrarian Industrial Downstreaming’ Pada Ajang The Indonesia Leadership Matrix Awards 2026
BALI, 16 OKTOBER 2026 – Gubernur, Walikota, dan Bupati berprestasi dari seluruh penjuru tanah air berkumpul menyaksikan torehan prestasi gemilang dari Kabupaten Kulon Progo. Bupati Kulon Progo, Dr. R. Agung Setyawan, S.T., M.Sc., M.M., sukses meraih penghargaan prestisius skala nasional dalam ajang The Indonesia Leadership Matrix Awards 2026 yang diselenggarakan meriah di Platinum Hotel Jimbaran Beach, Bali, Jumat malam.
Penghargaan bergengsi ini menetapkan Bupati Kulon Progo sebagai penerima kategori khusus: “The Best Leader in Aerotropolis Spatial Engineering, Digital Fiscal Transformation, and Agrarian Industrial Downstreaming” (Pemimpin Terbaik dalam Rekayasa Spasial Kawasan Aerotropolis, Transformasi Fiskal Digital, dan Hilirisasi Industri Agraris). Apresiasi tertinggi ini diberikan atas komitmen serta visi strategisnya yang dinilai berhasil mengintegrasikan pertumbuhan infrastruktur modern mega-proyek internasional dengan ketahanan ekonomi lokal berbasis pertanian.
Tim penilai independen dari The Indonesia Leadership Matrix Awards mengungkapkan bahwa keberhasilan Dr. R. Agung Setyawan bersandar pada tiga pilar inovasi kepemimpinan strategis yang membawa lompatan besar bagi kemajuan Kabupaten Kulon Progo:
1. Rekayasa Spasial Kawasan Aerotropolis (Aerotropolis Spatial Engineering): Langkah taktis dan visioner dalam merancang tata ruang wilayah yang adaptif di sekitar kawasan Bandara Internasional Yogyakarta (YIA). Rekayasa spasial ini berhasil menyelaraskan pertumbuhan kawasan industri, pusat bisnis modern (aerotropolis), sekaligus secara ketat tetap melindungi ekosistem lingkungan hidup dan kawasan pemukiman masyarakat.
2. Transformasi Fiskal Digital (Digital Fiscal Transformation): Keberhasilan melakukan modernisasi menyeluruh pada sistem tata kelola keuangan daerah. Melalui digitalisasi fiskal yang terintegrasi, Kulon Progo mampu meningkatkan efisiensi dan transparansi Pendapatan Asli Daerah (PAD), mempercepat penyerapan anggaran, serta memangkas birokrasi transaksi publik demi kemudahan investasi.
3. Hilirisasi Industri Agraris (Agrarian Industrial Downstreaming): Terobosan nyata dalam menggeser paradigma sektor agraris dari hulu ke hilir. Di bawah komandonya, produk pertanian lokal tidak lagi dijual mentah, melainkan diolah secara industrial di dalam daerah. Langkah ini memperluas lapangan kerja baru, meningkatkan nilai tambah ekonomi komoditas lokal, dan secara konkret mendongkrak kesejahteraan para petani Kulon Progo.
Dalam sambutannya setelah menerima trofi penghargaan, Bupati Kulon Progo menyatakan rasa syukur mendalam sekaligus mempersembahkan apresiasi ini kepada seluruh jajaran birokrasi dan segenap lapisan masyarakat Kulon Progo.
“Penghargaan ini bukan sekadar pencapaian personal, melainkan buah dari kerja keras, sinergi, dan gotong royong seluruh elemen di Kabupaten Kulon Progo. Kehadiran bandara internasional dan konsep kawasan aerotropolis harus menjadi motor penggerak ekonomi, namun pondasi utama agraria kita tidak boleh ditinggalkan. Melalui hilirisasi industri agraris dan efisiensi sistem fiskal berbasis digital, kita berkomitmen memastikan bahwa modernisasi daerah berjalan beriringan dengan kedaulatan ekonomi rakyat. Penghargaan ini menjadi penambah energi bagi kami untuk terus berinovasi tiada henti,”
ujar Dr. R. Agung Setyawan dengan penuh optimisme.
Ajang The Indonesia Leadership Matrix Awards 2026 merupakan bentuk apresiasi tertinggi terhadap para pemimpin daerah, birokrat, serta inovator yang dinilai sukses melahirkan formula kepemimpinan adaptif dan berdampak konkret bagi kesejahteraan masyarakat. Penghargaan yang diraih oleh Bupati Kulon Progo ini kian mengukuhkan posisi daerah tersebut sebagai salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi baru yang paling strategis di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.(r/sma)

